SAMPIT – Kesepakatan bersama antara pihak sekolah, komite, dan orang tua/wali murid menjadi langkah penting dalam mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di SMP Negeri 1 Sampit.
Dalam rapat komite yang dihadiri para orang tua/wali murid, berbagai program sekolah untuk tujuh bulan ke depan dipaparkan secara terbuka. Salah satu program utama yang mendapat dukungan adalah penguatan daya listrik sekolah melalui pengadaan gardu khusus untuk SMP Negeri 1 Sampit.
Fasilitator Komite SMP Negeri 1 Sampit, Suyoso, mengatakan rapat tersebut menghasilkan kesepakatan bersama setelah seluruh program sekolah disampaikan dan dibahas dengan melibatkan orang tua/wali murid.
“Alhamdulillah hari ini saya sebagai fasilitator komite SMP Negeri 1 Sampit menyaksikan seluruh orang tua hadir dalam rapat mendukung program sekolah dan menghasilkan kesepakatan bersama melalui pandangan sebagian perwakilan orang tua,” ujar Suyoso, Sabtu 25 Juli 2026.
Menurutnya, salah satu kebutuhan penting yang menjadi perhatian adalah penguatan daya listrik di lingkungan sekolah. Untuk itu, komite akan mendukung penyediaan gardu khusus bagi SMP Negeri 1 Sampit.
Rencana tersebut akan didukung melalui partisipasi orang tua serta upaya penggalangan dukungan dari mitra yang direkomendasikan oleh orang tua/wali murid. Langkah ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan daya listrik sekolah yang semakin meningkat seiring dengan berbagai aktivitas pembelajaran dan penggunaan fasilitas pendidikan.
“Antara lain komite akan mendukung penguatan daya listrik sekolah melalui penyediaan gardu khusus SMP Negeri 1 Sampit yang penganggarannya didukung oleh sumbangan orang tua dan menggalang dukungan dari mitra yang direkomendasikan oleh orang tua juga,” jelasnya.
Suyoso menilai, kesepakatan tersebut menunjukkan tingginya kepedulian orang tua terhadap kebutuhan sekolah. Menurutnya, dukungan yang diberikan bukan semata-mata karena adanya permintaan, melainkan lahir setelah seluruh kebutuhan dan program sekolah dijelaskan secara terbuka.
Ia menegaskan, pengelolaan anggaran yang bersumber dari Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) telah disampaikan secara transparan. Dengan demikian, orang tua dapat memahami alokasi anggaran yang tersedia sekaligus mengetahui kebutuhan lain yang belum dapat sepenuhnya dipenuhi melalui anggaran tersebut.
“Kesepakatan tersebut menandai bahwa orang tua wali murid yang hadir hari ini memahami keperluan sarana dan prasarana serta kebutuhan daya di SMP Negeri 1 Sampit,” katanya.
Menurut Suyoso, keterbukaan tersebut menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan antara sekolah, komite, dan orang tua. Ketika kebutuhan sekolah disampaikan secara jelas, orang tua dapat memahami kondisi yang ada dan memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan serta kesepakatan bersama.
“Seluruh daya dukung anggaran dari BOSP sudah dialokasikan secara terbuka dan membuat orang tua paham. Bagian yang masih kurang kemudian dipahami bersama, sehingga dukungan terhadap program yang dimengerti itu membuat semua berkomitmen untuk mewujudkan partisipasinya,” ujarnya.
Ia menilai, rencana pengadaan gardu listrik khusus menjadi salah satu bentuk nyata partisipasi orang tua dalam mendukung kemajuan pendidikan. Selain membantu mengatasi kebutuhan teknis sekolah, penguatan daya listrik juga diharapkan dapat mendukung kelancaran berbagai kegiatan belajar mengajar serta pemanfaatan sarana pendidikan.
Suyoso juga mengapresiasi tingginya kesadaran para orang tua/wali murid yang bersedia berpartisipasi dalam mendukung program sekolah. Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan bahwa orang tua memiliki perhatian besar terhadap perkembangan dan masa depan pendidikan anak-anak mereka. “Patut diapresiasi karena tingkat kesadaran orang tua sangat tinggi,” tegasnya.
Sementara itu, salah seorang wali murid kelas VII, Kamariatul K, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan rapat komite yang dinilai berlangsung terbuka dan memberikan ruang yang cukup bagi orang tua untuk mendapatkan penjelasan serta berdiskusi.
Ia mengatakan, berbagai program yang akan dilaksanakan selama tujuh bulan ke depan telah dipaparkan kepada para wali murid, termasuk kebutuhan pembiayaan yang menyertainya.
“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung semua paparan tentang kegiatan selama tujuh bulan ke depan yang disampaikan oleh komite kepada kami,” ujar Kamariatul.
Menurutnya, besaran biaya yang disampaikan dalam rapat dinilai masih masuk akal dan dapat dipahami oleh para orang tua. Terlebih, seluruh program tersebut telah dibahas secara terbuka sehingga wali murid memiliki kesempatan untuk bertanya dan menyampaikan pendapat.
“Semua wali siswa juga sudah menyepakati kegiatan yang telah dipaparkan dan biaya-biaya yang disampaikan karena komite saat ini sudah melakukan semuanya secara transparan dan terbuka,” katanya.
Kamariatul menilai, keterbukaan komite dalam menyampaikan program menjadi hal penting bagi para orang tua. Dengan adanya penjelasan yang jelas, wali murid dapat mengetahui tujuan dari setiap kegiatan serta memahami penggunaan biaya yang diperlukan.
Ia menegaskan, dukungan yang diberikan para orang tua pada dasarnya berorientasi pada kepentingan pendidikan dan masa depan anak-anak mereka.
“Intinya, apa pun upaya yang disepakati itu untuk kemajuan pendidikan anak-anak kita. Semua yang telah dipaparkan adalah untuk kemajuan dan masa depan anak-anak kita,” ungkapnya.
Menurutnya, berbagai program yang disepakati diharapkan dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam menjalani proses pendidikan. Karena itu, dukungan orang tua terhadap program sekolah merupakan bagian dari upaya bersama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik.
Kesepakatan antara sekolah, komite, dan orang tua/wali murid tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan. Dengan komunikasi yang terbuka dan partisipasi bersama, berbagai kebutuhan sekolah diharapkan dapat dicarikan solusi secara gotong royong.
Penguatan daya listrik melalui rencana penyediaan gardu khusus SMP Negeri 1 Sampit menjadi salah satu contoh bahwa kebutuhan sarana pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga dapat didukung melalui sinergi dengan orang tua dan mitra lainnya.
Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat fasilitas sekolah sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan mendukung bagi seluruh siswa SMP Negeri 1 Sampit.
(dia/matakalteng)

















Discussion about this post